Rebranding BKKBN dan Program KB

on Rabu, 04 November 2009

Brand bagi perusahaan merupakan sebuah merk yang juga identik dengan logo perusahaan. Logo atau merk tersebut tidak hanya merupakan gambar semata, tapi lebih dari itu juga merupakan gambaran tentang visi, misi, semangat yang menjadikan karyawan lebih mudah memahami dalam setiap program yang dicanagkan perusahaan. Di benak konsumen brand merupakan daya pikat yang menjadi penghubung bagi loyalitas costumer terhadap produk yang diluncurkan perusahaan.

Tidak berbeda dengan perusahaan, sebuah lembaga atau instansi brand juga merupakan gambaran tentang visi, misi serta semangat seluruh pegawai/ karyawan agar semuanya mudah mepahami dan mengerti tentang visi misi lembaga. Bagi masyarakat yang senantiasa berubah, brand juga harus bisa dinamis. Dengan demikian masyarakat juga lebih loyal karena kedinamisannya juga diperhatikan. Sehingga baik lembaga maupun masyarakat tidak akan ketinggalan jaman.
video

Revisi Program Kerja IPeKB Kab. Ponorogo

on Kamis, 29 Oktober 2009

RENCANA KERJA

IKATAN PENYULUH KB INDONESIA (IPeKB)

CABANG PONOROGO

PERIODE 2008-2012




A. SEKSI ORGANISASI & KEMITRAAN

1. Internal

· Pengukuhan atau pelantikan Pengurus.

· Deklarasi Organisasi yang melibatkan semua anggota dan pengurus setelah Dewan Pembina terbentuk.

· Penataan Organisasi dengan pemantapan Sekretariat, sistem administrasi atribut organisasi, pembuatan Kartu Tanda Anggota

· Pembuatan Web blog IPeKB Cabang Ponorogo, sebagai sarana komunikasi dan informasi yang efektif dan efisien. (Alamat web-blog: http//ipekbponorogo.blogspot.com. Alamat Email: ipekb.ponorogo@gmail.com)

· Mengadakan Diklat IT untuk pengurus dan anggota.

2. Eksternal

· Membangun jaringan kerja dengan lembaga/ person yang dapat mendukung eksistensi organisasi.

· Bekerjasama dengan LSM, Media massa, Organisasi sosial/ kemasyarakatan dan Organisasi kemahasiswaan/ kepemudaan, dalam bentuk kegiatan yang berkaitan dengan program KB secara umum.

B. SEKSI PERLINDUNGAN & PELAYANAN HUKUM

1. Memberikan advokasi dan pendampingan bagi anggota yang membutuhkan, khususnya yang terkait dengan permasalahan anggota, maupun pelaksanaan program KB di kabupaten Ponorogo.

2. Menjadikan IpeKB sebagai wadah untuk memperjuangkan hak dan aspirasi anggota.

C. SEKSI PENGEMBANGAN KOMPETENSI

1. DUPAK

Peningkatan kemampuan pembuatan DUPAK bagi PKB

a. Bekerjasama dengan tim penilai merumuskan petunjuk teknis cara mudah pembuatan DUPAK.

b. Pembentukan koordinator/ penghubung DUPAK tingkat Kecamatan.

c. Mengusulkan agar tim penilai DUPAK dari fungsional ditambah lebih dari satu orang.

2. PENINGKATAN PROFESIONALISME

a. Mengadakan kajian / seminar tentang program-program strategis.

b. Memperjuangkan program sertifikasi bagi PKB.

c. Pengusulan masa pensiun bagi PKB menjadi 60 thn.

3. BAKAT & MINAT

a. Memfasilitasi anggota di bidang olahraga dan seni.

b. Pembuatan buletin IPeKB minimal terbit 3 bln sekali.

D. SEKSI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN

1. Studi banding tentang pelaksanaan program KB dan atau institusi IpeKB, untuk meningkatkan wawasan kearah kemajuan organisasi dan program.

2. Melakukan kegiatan rekreasi/ refreshing/ out bond.

3. Pengadaan seragam IPeKB Cabang.

4. Pembentukan unit usaha atau institusi bisnis, untuk menunjang kesejahteraan anggota.

E. SEKSI PENGABDIAN MASYARAKAT

I. JANGKA PANJANG (4 THN)

1. Mengadakan sarasehan KB Pria tingkat Kabupaten.

II. JANGKA MENENGAH (2 THN)

1. Mengikuti pameran-pameran/ pawai pembangunan, sebagai sarana sosialisasi program KB.

2. Pemutaran film penerangan KB di Kecamatan.

III. JANGKA PENDEK (1 THN)

1. Safari KB dalam rangka peringatan Harganas tingkat Kabupaten.

2. Berperan serta dalam kegiatan mini safari KB dalam rangka momen-momen tertentu di setiap tahun. Contoh : HUT Bhayangkari, TMKK, Kesatuan Gerak PKK, Bulan Bakti Gotong Royong.

3. Membuka wahana sosialisasi program KB nasional (KRR) secara langsung dan tidak langsung, dengan uraian sbb :

1. langsung : melalui sekolah-sekolah menengah sesuai porsinya.

2. Tidak langsung : melalui media massa.

galery pengukuhan IPeKB Cabang Ponorogo Oleh Bp. Bupati Ponorogo

on Sabtu, 05 September 2009

Inilah bukti kepedulian Bapak Bupati Ponorogo, dalam Program KB. diantaranya dengan melakukan pengukuhan kepada Pengurus IPeKB Cabang Ponorogo.
Penyematan PIN IPeKB, sebagai tanda Pengukuhan Pengurus.
Pembacaan naskah Pengukuhan

Galeri 1000 IUD

on Minggu, 23 Agustus 2009

Selasa, 11 Agustus 2009 menjadi catatan sejarah bagi Badan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo, karena pada hari tersebut dilakukan pemasangan IUD sebanyak 1430 akseptor dan tercatat di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kita semua patut bersyukur dan berbangga karena kerja keras teman-teman Penyuluh KB yang luar biasa sehingga tercapai angka pemasangan IUD yang Cukup Spektakuler. Semoga ini menjadi pemicu semangat bagi kita terutama teman-teman IPeKB.

Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bupati Ponorogo beserta Tim Penggerak PKK, Ibu Kepala Badan KB Kabupaten Ponorogo, Dinas kesehatan, Camat, Kepala Desa/ Lurah, PPKBD/ Sub PPKBD dan seluruh masyarakat Ponorogo atas partisipasinya dalam kegiatan ini.

Calon Akseptor KB IUD di Puskesmas Ronowijayan Siman.














KIE Dan pencatatan Calon Akseptor KB IUD

























Kegiatan pendaftaran Calon Akseptor IUD di Kecamatan Ponorogo oleh Penyuluh KB.

REKOR 1000 IUD DI PONOROGO

on Rabu, 12 Agustus 2009

SELAMAT DAN SUKSES
Kepada seluruh karyawan Badan KB Kabupaten Ponorogo, yang telah berjuang untuk mensukseskan Rekor 1000 IUD di Ponorogo dengan pencapaian 1430 akseptor IUD


REKAPITULASI PELAYANAN IUD
DALAM RANGKA PENCATATAN REKOR MURI
DI KABUPATEN PONOROGO
TANGGAL : 11 AGUSTUS 2009







KECAMATAN PPM HASIL
PELAYANAN
%
1 . SLAHUNG 88 94 106.82
2 . NGRAYUN 74 77 104.05
3 . BUNGKAL 44 56 127.27
4 . SAMBIT 52 53 101.92
5.
SAWOO 78 88 112.82
6 . SOOKO 43 47 109.30
7.
PULUNG 79 91 115.19
8.
MLARAK 56 59 105.36
9 . JETIS 26 49 188.46
10 . SIMAN 37 63 170.27
11.
BALONG 78 81 103.85
12.
KAUMAN 51 88 172.55
13 . BADEGAN 60 68 113.33
14 . SAMPUNG 40 51 127.50
15 . SUKOREJO 72 81 112.50
16 . BABADAN 64 68 106.25
17 . PONOROGO 65 94 144.62
18 . JENANGAN 72 87 120.83
19.
NGEBEL 24 29 120.83
20.
JAMBON 77 81 105.19
21 . PUDAK 20 25 125.00

JUMLAH 1200 1430 119.17

KHAS PONOROGO

on Rabu, 18 Maret 2009



Inilah Reog Ponorogo
yang menjadi inspirasi semangat keberanian bagi segenap anggota IpeKB Indonesia Cabang Ponorogo.

SUSUNAN PENGURUS IPeKB

on Selasa, 17 Maret 2009

SUSUNAN PENGURUS IPeKB
CABANG PONOROGO
PERIODE 2008-2012



KETUA : ARIF MUJAHIDIN, S.P.
SEKRETARIS : DRS. SURATMAN
BENDAHARA : RIZKI ADHITAMA C., SSos

SEKSI-SEKSI;
SEKSI ORGANISASI DAN KEMITRAAN:
1. Drs. MULYOTO
2. SABAR, SHi
SEKSI PERLINDUNGAN DAN PELAYANAN HUKUM:
1. HARMINTO,SH
2. TRI SUSILO, SH
SEKSI PENGEMBANGAN KOMPETENSI:
1. Drs. BAGUK NAJIB S.
2. Drs. NGARJI
SEKSI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN:
1. ERLINAWATI, S.Sos
2. Ir. JAJUK INDRIJAWATI
SEKSI PENGABDIAN MASYARAKAT:
2. Ir. PONI SUSANTI
2. Drs. AGUS MACHI H.

KOORDINATOR KECAMATAN (KORCAM) :
1. SLAHUNG: Ir. HERI SUSILO
2. NGRAYUN: Drs. DWI AGUNG S.
3. BUNGKAL: ATIK WIDIASTUTI, S.Sos
4. BALONG: Dra. LILIK SUDARYATI
5. SAMBIT: SUCI RAHAYU, S.Sos
6. SOOKO : SUJONO
7. PULUNG: NAELA PUSPITA, SAg
8. NGEBEL: Drs. KARTIKA YUDA
9. MLARAK: EVI ERVIARINI, SH
10. JETIS: JAMILUDIN
11. SIMAN: SUMARTI, BA
12. KAUMAN: Drs. MUJARONI
13. BADEGAN:Drs. SANTOSO
14. SAMPUNG: RADAR SISWO SARSENO
15. SUKOREJO: Ir. SUSILANINGTYAS
16. BABADAN: YULIANTI M.H., SH
17. PONOROGO; Dra. ETTY NOORRAINI KHAYASIH
18. SAWOO: YUNANI, SSos
19. JENANGAN: Drs. SIGIT WAHYUDI
20. JAMBON: KADIS, S.Sos
21. PUDAK: Drs. AGUS PRASETYA