Tidak berbeda dengan perusahaan, sebuah lembaga atau instansi brand juga merupakan gambaran tentang visi, misi serta semangat seluruh pegawai/ karyawan agar semuanya mudah mepahami dan mengerti tentang visi misi lembaga. Bagi masyarakat yang senantiasa berubah, brand juga harus bisa dinamis. Dengan demikian masyarakat juga lebih loyal karena kedinamisannya juga diperhatikan. Sehingga baik lembaga maupun masyarakat tidak akan ketinggalan jaman.
Tidak berbeda dengan perusahaan, sebuah lembaga atau instansi brand juga merupakan gambaran tentang visi, misi serta semangat seluruh pegawai/ karyawan agar semuanya mudah mepahami dan mengerti tentang visi misi lembaga. Bagi masyarakat yang senantiasa berubah, brand juga harus bisa dinamis. Dengan demikian masyarakat juga lebih loyal karena kedinamisannya juga diperhatikan. Sehingga baik lembaga maupun masyarakat tidak akan ketinggalan jaman.
RENCANA KERJA
IKATAN PENYULUH KB INDONESIA (IPeKB)
CABANG PONOROGO
PERIODE 2008-2012
![]()
A. SEKSI ORGANISASI & KEMITRAAN
1. Internal
· Pengukuhan atau pelantikan Pengurus.
· Deklarasi Organisasi yang melibatkan semua anggota dan pengurus setelah Dewan Pembina terbentuk.
· Penataan Organisasi dengan pemantapan Sekretariat, sistem administrasi atribut organisasi, pembuatan Kartu Tanda Anggota
· Pembuatan Web blog IPeKB Cabang Ponorogo, sebagai sarana komunikasi dan informasi yang efektif dan efisien. (Alamat web-blog: http//ipekbponorogo.blogspot.com. Alamat Email: ipekb.ponorogo@gmail.com)
· Mengadakan Diklat IT untuk pengurus dan anggota.
2. Eksternal
· Membangun jaringan kerja dengan lembaga/ person yang dapat mendukung eksistensi organisasi.
· Bekerjasama dengan LSM, Media massa, Organisasi sosial/ kemasyarakatan dan Organisasi kemahasiswaan/ kepemudaan, dalam bentuk kegiatan yang berkaitan dengan program KB secara umum.
B. SEKSI PERLINDUNGAN & PELAYANAN HUKUM
1. Memberikan advokasi dan pendampingan bagi anggota yang membutuhkan, khususnya yang terkait dengan permasalahan anggota, maupun pelaksanaan program KB di kabupaten Ponorogo.
2. Menjadikan IpeKB sebagai wadah untuk memperjuangkan hak dan aspirasi anggota.
C. SEKSI PENGEMBANGAN KOMPETENSI
1. DUPAK
Peningkatan kemampuan pembuatan DUPAK bagi PKB
a. Bekerjasama dengan tim penilai merumuskan petunjuk teknis cara mudah pembuatan DUPAK.
b. Pembentukan koordinator/ penghubung DUPAK tingkat Kecamatan.
c. Mengusulkan agar tim penilai DUPAK dari fungsional ditambah lebih dari satu orang.
2. PENINGKATAN PROFESIONALISME
a. Mengadakan kajian / seminar tentang program-program strategis.
b. Memperjuangkan program sertifikasi bagi PKB.
c. Pengusulan masa pensiun bagi PKB menjadi 60 thn.
3. BAKAT & MINAT
a. Memfasilitasi anggota di bidang olahraga dan seni.
b. Pembuatan buletin IPeKB minimal terbit 3 bln sekali.
D. SEKSI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN
1. Studi banding tentang pelaksanaan program KB dan atau institusi IpeKB, untuk meningkatkan wawasan kearah kemajuan organisasi dan program.
2. Melakukan kegiatan rekreasi/ refreshing/ out bond.
3. Pengadaan seragam IPeKB Cabang.
4. Pembentukan unit usaha atau institusi bisnis, untuk menunjang kesejahteraan anggota.
E. SEKSI PENGABDIAN MASYARAKAT
I. JANGKA PANJANG (4 THN)
1. Mengadakan sarasehan KB Pria tingkat Kabupaten.
II. JANGKA MENENGAH (2 THN)
1. Mengikuti pameran-pameran/ pawai pembangunan, sebagai sarana sosialisasi program KB.
2. Pemutaran film penerangan KB di Kecamatan.
III. JANGKA PENDEK (1 THN)
1. Safari KB dalam rangka peringatan Harganas tingkat Kabupaten.
2. Berperan serta dalam kegiatan mini safari KB dalam rangka momen-momen tertentu di setiap tahun. Contoh : HUT Bhayangkari, TMKK, Kesatuan Gerak PKK, Bulan Bakti Gotong Royong.
3. Membuka wahana sosialisasi program KB nasional (KRR) secara langsung dan tidak langsung, dengan uraian sbb :
1. langsung : melalui sekolah-sekolah menengah sesuai porsinya.
2. Tidak langsung : melalui media massa.
galery pengukuhan IPeKB Cabang Ponorogo Oleh Bp. Bupati Ponorogo
Diposkan oleh IPeKB NEWS on Sabtu, 05 September 2009Kita semua patut bersyukur dan berbangga karena kerja keras teman-teman Penyuluh KB yang luar biasa sehingga tercapai angka pemasangan IUD yang Cukup Spektakuler. Semoga ini menjadi pemicu semangat bagi kita terutama teman-teman IPeKB.
Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bupati Ponorogo beserta Tim Penggerak PKK, Ibu Kepala Badan KB Kabupaten Ponorogo, Dinas kesehatan, Camat, Kepala Desa/ Lurah, PPKBD/ Sub PPKBD dan seluruh masyarakat Ponorogo atas partisipasinya dalam kegiatan ini.
KIE Dan pencatatan Calon Akseptor KB IUD
Kegiatan pendaftaran Calon Akseptor IUD di Kecamatan Ponorogo oleh Penyuluh KB.
Kepada seluruh karyawan Badan KB Kabupaten Ponorogo, yang telah berjuang untuk mensukseskan Rekor 1000 IUD di Ponorogo dengan pencapaian 1430 akseptor IUD
| REKAPITULASI PELAYANAN IUD | |||||
| DALAM RANGKA PENCATATAN REKOR MURI DI KABUPATEN PONOROGO | |||||
| TANGGAL : 11 AGUSTUS 2009 | |||||
| KECAMATAN | PPM | HASIL PELAYANAN | % | ||
| 1 | . SLAHUNG | 88 | 94 | 106.82 | |
| 2 | . NGRAYUN | 74 | 77 | 104.05 | |
| 3 | . BUNGKAL | 44 | 56 | 127.27 | |
| 4 | . SAMBIT | 52 | 53 | 101.92 | |
| 5. | SAWOO | 78 | 88 | 112.82 | |
| 6 | . SOOKO | 43 | 47 | 109.30 | |
| 7. | PULUNG | 79 | 91 | 115.19 | |
| 8. | MLARAK | 56 | 59 | 105.36 | |
| 9 | . JETIS | 26 | 49 | 188.46 | |
| 10 | . SIMAN | 37 | 63 | 170.27 | |
| 11. | BALONG | 78 | 81 | 103.85 | |
| 12. | KAUMAN | 51 | 88 | 172.55 | |
| 13 | . BADEGAN | 60 | 68 | 113.33 | |
| 14 | . SAMPUNG | 40 | 51 | 127.50 | |
| 15 | . SUKOREJO | 72 | 81 | 112.50 | |
| 16 | . BABADAN | 64 | 68 | 106.25 | |
| 17 | . PONOROGO | 65 | 94 | 144.62 | |
| 18 | . JENANGAN | 72 | 87 | 120.83 | |
| 19. | NGEBEL | 24 | 29 | 120.83 | |
| 20. | JAMBON | 77 | 81 | 105.19 | |
| 21 | . PUDAK | 20 | 25 | 125.00 | |
| JUMLAH | 1200 | 1430 | 119.17 | ||
yang menjadi inspirasi semangat keberanian bagi segenap anggota IpeKB Indonesia Cabang Ponorogo.
CABANG PONOROGO
PERIODE 2008-2012
KETUA : ARIF MUJAHIDIN, S.P.
SEKRETARIS : DRS. SURATMAN
BENDAHARA : RIZKI ADHITAMA C., SSos
SEKSI-SEKSI;
SEKSI ORGANISASI DAN KEMITRAAN:
1. Drs. MULYOTO
2. SABAR, SHi
SEKSI PERLINDUNGAN DAN PELAYANAN HUKUM:
1. HARMINTO,SH
2. TRI SUSILO, SH
SEKSI PENGEMBANGAN KOMPETENSI:
1. Drs. BAGUK NAJIB S.
2. Drs. NGARJI
SEKSI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN:
1. ERLINAWATI, S.Sos
2. Ir. JAJUK INDRIJAWATI
SEKSI PENGABDIAN MASYARAKAT:
2. Ir. PONI SUSANTI
2. Drs. AGUS MACHI H.
KOORDINATOR KECAMATAN (KORCAM) :
1. SLAHUNG: Ir. HERI SUSILO
2. NGRAYUN: Drs. DWI AGUNG S.
3. BUNGKAL: ATIK WIDIASTUTI, S.Sos
4. BALONG: Dra. LILIK SUDARYATI
5. SAMBIT: SUCI RAHAYU, S.Sos
6. SOOKO : SUJONO
7. PULUNG: NAELA PUSPITA, SAg
8. NGEBEL: Drs. KARTIKA YUDA
9. MLARAK: EVI ERVIARINI, SH
10. JETIS: JAMILUDIN
11. SIMAN: SUMARTI, BA
12. KAUMAN: Drs. MUJARONI
13. BADEGAN:Drs. SANTOSO
14. SAMPUNG: RADAR SISWO SARSENO
15. SUKOREJO: Ir. SUSILANINGTYAS
16. BABADAN: YULIANTI M.H., SH
17. PONOROGO; Dra. ETTY NOORRAINI KHAYASIH
18. SAWOO: YUNANI, SSos
19. JENANGAN: Drs. SIGIT WAHYUDI
20. JAMBON: KADIS, S.Sos
21. PUDAK: Drs. AGUS PRASETYA

